Latest Post

Hasad, Penyakit Yang Menyesakkan Hati dan Mempersempit Kehidupan

Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)1

Kesempatan kali ini saya mencoba untuk berbagi ilmu mengenai penyakit hati, khususnya hasad. Tulisan ini merupakan hasil ringkasan dari buku Panduan Lengkap Menuntut Ilmu karya Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin yang buku ini merupakan terjemahan dari Kitaabul ‘Ilmi.

Hasad berarti membenci datangnya nikmat Allah kepada seseorang hamba, bukan berarti mengharapkan hilangnya nikmat Allah dari orang lain. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahumullah berkata:

الحسد كراهة االإنسان ما انعم الله به علي غيره

“Hasad adalah kebencian seseorang atas nikmat yang Allah berikan kepada orang lain”

Walaupun banyak Ulama yang mendefinisikan, dengan ditambah adanya rasa ingin hilangnya nikmat orang lain tersebut, namun pendapat diawal lebih hati-hati.

Bahaya Yang ditimbulkan oleh penyakit hasad :

1. Dia membenci apa yang telah Allah tetapkan. Karena kebencian terhadap nikmat seseorang berarti membenci terhadap apa yang telah Allah tetapkan dan menentang keputusan Allah

2. Hasad akan memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar. Karena orang hasad cenderung berbuat aniaya kepada orang yang didengkinya tersebut dengan cara menyebut-nyebut apa yang dibencinya dari orang itu.

3. Orang hasad akan merasakan kesedihan. Ketika orang lain mendapat nikmat tentu dadanya akan sesak akan nikmat orang tersebut.

4. Hasad penyerupaan terhadap orang yahudi.

5. Bagaimanapun hasad tidak akan mengilangkan nikmat orang lain tersebut, jadi hanya dihati kita saja yang merasa sakit, tanpa ada efek lain.

6. Hasad mejadikan iman tidak sempurna.

لاَيؤْمِنُ أَحَدُكُم حَتَّ ىُحِبَّ لأِخِىْه ما ىُحبُّ لِنَفْسِهِ

“Tidak Beriman salah seorang diantara kalian  sehingga ia menyukai bagi saudaranya apa-apa yang ia sukai”2

Jika engkau membenci nikmat orang lain, sedangkan engkau sendiri menyukai nikmat tersebut, maka belum sempurna lah iman.

7. Hasad dapat mengakibatkan berpalingnya seseorang dari memohon kepada Allah akan karunia-Nya. Karena disibukkan dengan memperhatikan nikmat orang lain sehingga luput untuk meminta karunia itu.

8. Hasad dapat menjadikan kita memandang rendah nikmat yang Allah berikan kepada kita karena ketika melihat orang yang didengki, seakan-akan nikmatnya selalu lebih besar. Sehingga mereka menganggap rendah nikmat Allah bahkan mencercanya.

9.Hasad akhlak tercela, karena orang yang hasad akan memantau nikmat orang lain dan berusaha merendahkannya serta merendahkan perbuatan baiknya untuk menghalangi dari manusia.

10. Sifat hasad akan menimbulkan dengki, sifat dengki dapat mengambil kebaikan orang tersebut dan memberikannya kepada yang didengkinya pada hari kiamat, jika kebaikannya sudah habis maka orang yang dengki akan menerima kesalahan orang yang didengkinya.

Kesimpulannya, bahwa hasad adalah akhlak tercela. Marilah kita berusaha untuk mengoreksi diri disetiap waktunya agar terhindar dari akhlak yang buruk ini. Berikut lafaz do’a yang berisi agar kita dapat berlapang hati terhadap nikmat orang lain.

اللّهُمَّ زِدْهُ مِنْ فَضْلِكَ وأَعْتِنِىْ أفْضَلَ مِنْهُ

“Ya Allah, tambahkanlah lepadanya dari karunia-Mu dan berikan kepadaku yang lebih utama dari apa yang Engkau berikan kepadanya”

Wallahu’alam

 

Referensi

Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin. Panduan Lengkap Menuntut Ilmu.2012.Pustaka Ibnu Katsir:Jakarta

 

Selasa, 9 Desember 2014

Penulis : Abdi Mustaqim (Teknik Mesin FTUI, 2012)

______________________________________________

[1] Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599

[2] HR Bukhari

In other news